Garuda (GIAA) Rincikan Penggunaan Dana untuk GMF dan Citilink

Garuda (GIAA) Rincikan Penggunaan Dana untuk GMF dan Citilink

Perubahan Rencana Penggunaan Dana Rights Issue

PT Garuda Indonesia (GIAA) mengumumkan perubahan signifikan dalam rencana penggunaan dana hasil rights issue sebesar Rp 23,6 triliun. Perusahaan penerbangan nasional ini kini akan memfokuskan alokasi dana tersebut untuk modal kerja dan peningkatan modal operasional Citilink, anak perusahaan yang bergerak di sektor penerbangan low-cost carrier.

Keputusan ini diambil untuk mendukung keberlanjutan operasional Citilink di tengah tantangan industri penerbangan yang semakin kompetitif. Selain itu, Garuda juga akan mengalokasikan sebagian dana untuk memperkuat posisi GMF AeroAsia, yang merupakan anak perusahaan yang bergerak di bidang perawatan dan perbaikan pesawat.

Strategi Peningkatan Modal Kerja

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menjelaskan bahwa suntikan dana ini sangat penting untuk meningkatkan likuiditas dan daya saing Citilink. “Kami percaya bahwa dengan meningkatkan modal kerja Citilink, kami dapat memperkuat posisi kami di pasar penerbangan domestik dan internasional,” ujarnya dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Selasa.

Citilink, yang dikenal sebagai maskapai penerbangan berbiaya rendah, telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pandemi COVID-19 memberikan dampak yang cukup besar terhadap operasionalnya. Oleh karena itu, suntikan dana ini diharapkan dapat membantu Citilink untuk kembali bangkit dan meningkatkan layanan kepada pelanggan.

Alokasi Dana untuk GMF AeroAsia

Selain Citilink, Garuda juga mengalokasikan dana untuk GMF AeroAsia. Perusahaan ini berperan penting dalam menjaga armada pesawat Garuda dan Citilink tetap dalam kondisi prima. Dengan adanya suntikan dana, GMF diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan perawatan pesawat, sehingga dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan sejenis di tingkat internasional.

“Kami ingin memastikan bahwa armada kami selalu dalam kondisi terbaik, dan GMF adalah kunci untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan dukungan dana ini, kami yakin GMF dapat meningkatkan efisiensi operasionalnya,” tambah Irfan.

Prospek Masa Depan Garuda Indonesia

Dengan alokasi dana yang jelas dan terfokus, Garuda Indonesia berharap dapat memperbaiki kinerja keuangannya yang sempat terpuruk akibat pandemi. Perusahaan ini juga berencana untuk melakukan berbagai inovasi dan peningkatan layanan untuk menarik lebih banyak penumpang.

“Kami berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan perubahan pasar dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Suntikan dana ini adalah langkah awal untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi Garuda dan seluruh anak perusahaan kami,” tutup Irfan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top